Format Penulisan Novel – Penting untuk Diperhatikan!

Format Penulisan Novel – Penting untuk Diperhatikan!

Format penulisan novel. Dalam menulis sebuah novel, format penulisan tidak boleh begitu saja dilalaikan. Seperti yang sudah dijabarkan pada artikel sebelumnya, ada banyak format penulisan yang perlu diperhatikan. Sama saat ketika Anda sedang mencoba menulis novel dengan microsoft word.

Format penulisan novel di microsoft word ini akan mempengaruhi bagaimana editor menilai naskah Anda. Untuk teman-teman yang baru mulai terjun menulis, terkadang format penulisannya belum pas. Sehingga tampilan naskah dari awal sampai akhir rata dan membuat tidak ketahuan mana paragraf baru. Tentu ini akan mengganggu kenyaman saat membaca bukan?

Format penulisan novel. Tidak ada aturan saklek tentang cara menulis novel yang 100% harus diikuti selain:

  • Namanya juga novel, pastinya format penulisan novel dan cerita berupa fiksi
  • Struktur plot terdiri dari awal – tengah – akhir
  • Memiliki tokoh utama, tema, dan latar

Di luar itu, jika kita tak ingin menyusun cerita dari bab 1, tidak masalah.

Beberapa poin format penulisan novel yang perlu Anda perhatikan sebagai berikut:

  • Tidak ada enter/baris kosong antar paragraf (Bagi penulis NN bisa menggunakan kode html
  • tanpa spasi)
  • Perhatikan alinea di setiap paragraf yang menjorok ke dalam paragraf
  • Untuk setiap kata-kata dengan penekanan, kata-kata asing atau ilmiah, ditulis miring
  • Perhatikan penulisan format dialog yang baik dan benar
  • Perhatikan kata baku atau EYD
  • Perhatikan kesalahan ketikan atau typo
  • Perhatikan penggunakan huruf kapital, nama jabatan, awalan, dll
  • Jangan menyingkat kata, biasakan menulis tanpa disingkat, biasanya yang sering disingkat: yg, km, kpn, dmn, kmn. Itu bahasa ala pesan singkat, bukan novel.

Format penulisan novel ini nanti berpengaruh pada bagaimana editor menilai naskah Anda setelah kirim naskah.

Tipe-tipe editor:

  • Editor rajin dan disiplin. Biasanya hasil editingnya banyak tanda dan diserahkan kembali ke penulis untuk dicek.
  • Editor kreatif. Biasanya editor jenis ini mengubah-ubah karya penulis dan menambah-nambahinya. Biasanya dengan alasan yang tepat agar cerita bisa logis. Tapi kadang malah menjadi berlebihan.
  • Editor seperlunya. Biasanya editor jenis ini tidak banyak merevisi, mengedit, malah kadang masih ada typo dan lain-lain.

Tugas penulis, dan editor memang berat, seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Kadang tulisan yang sudah benar dari penulis diubah oleh editor malah jadi salah, dan biasanya editor meminta penulis untuk mengecek hasil editingnya lagi. Proses ini bisa berkali-kali, walau setelah naik cetak/terbit, masih ada kesalahan kata/typo.

Harus Ada Dalam Format Penulisan Novel

Koreksi pertama yang bisa Anda terapkan dalam format penulisan novel adalah memperbaiki naskahnya dulu. Tujuannya, selain tampilan naskahnya jadi rapi, enak dibaca, dan tentu saja jelas setiap paragrafnya. Janga salah, penampilan naskah ini pun jadi penilaian awal di media atau di penerbit. Ya, sudah baca kan ciri-ciri editor di atas? Dari penjabaran sebelumnya sih editor pastinya akan mencari penulis yang rapi dan jelas paragrafnya. Supaya kalian tidak minder mengirimkan naskah novel Anda ke penerbit, berikut ini kami bagi tips sederhana standart format penulisan novel.

Margin

Margin menjadi format penulisan novel. Pertama, tentukan dulu margin yang akan digunakan. Margin adalah ukuran atas-bawah dan kanan-kiri naskah. Untuk mengetahui margin, bisa klik page layout, lalu klik margins. Dan untuk pengetikan naskah yang biasa digunakan adalah last costum setting dan normal.

Paragraf

Sebagai penanda paragraf, awal pengetikan harus menjorok sedikit ke dalam. Format ini sudah diberlakukan sejak masih mengetik naskah pakai mesin tik. Bedanya kalau mesin tik dulu, kita mengaturnya secara manual. Setiap paragraf baru, kita beri 4-5 ketukan, baru mulai menulis.

 

Mengetik menggunakan komputer atau laptop, tentu sangat mempermudah kita. Tidak perlu lagi mengatur secara manual. Tinggal diatur jarak sejak awal kita menulis. Caranya, yakni dengan mengatur yang tadinya rata kemudian digeser atasnya.

Jenis Huruf

Format penulisan novel selanjutnya berdasarkan jenis huruf. Saat menulis naskah sebaiknya gunakan dua jenis huruf standar. Anda bisa menggunakan font Times New Roman ukuran 12 atau Arial ukuran 11. Tapi untuk jenis huruf lain, Anda bisa menyesuaikan dengan ketentuan media atau penerbit yang bersangkutan. Kalau penerbit atau media  minta jenis hurufnya Times New Roman, maka jangan pakai Arial. Demikian pula sebaliknya. Ukurannya pun bisa disesuaikan lagi sesuai dengan kebutuhan.

Kerataan Naskah

Selanjutnya adalah kerataan naskah. Ada 4 format yang bisa dipilih. Hanya untuk penulisan, biasanya Anda hanya boleh menggunakan dua, yaitu setiap baris tidak rata karena disesuaikan dengan kata terakhirnya, dan barisnya rata.

Spasi juga perlu diperhatikan dalam format penulisan novel. Untuk spasi yang sering digunakan adalah 1, 1,5, atau 2. Tapi tetap harus diperhatikan syarat yang diberikan penerbit atau media. Jadi kalau mereka meminta menggunakan spasi 1,5 maka jangan menggunakan spasi 1 atau 2.

Format penulisan novel selanjutnya yakni dengan memperhatikan cara menulis novel yang tepat. Menulis novel memang butuh waktu dan upaya, tetapi prosesnya sangat menyenangkan. Mulailah dengan memikirkan plot dan tokoh, kemudian buat komitmen untuk menulis secara konsisten.

  1. Carilah sumber inspirasi

Penulisan novel adalah sebuah proses kreatif. Terkadang kita tidak pernah tahu kapan ide bagus muncul. Bisa jadi ide muncul disaat yang tidak terduga. Nah supaya Anda tidak kehilangan momen menemukan ide, maka bawalah buku catatan dan pulpen atau alat pencatat digital supaya Anda bisa menuliskan ide kapan saja. Tulis kalimat, fragmen, kata-kata, atau bahkan gambar yang akan menjadi bagian cerita yang lebih lengkap.

Namun, jangan hanya menunggu inspirasi datang. Carilah contoh kreativitas luar biasa untuk membangkitkan ide Anda sendiri. Inspirasi tidak harus dari buku, bisa saja Anda mendapatkannya dari TV, film, atau bahkan kunjungan ke pameran atau galeri seni. Inspirasi datang dalam bentuk yang tak terbatas. Pikirkan sesuatu dari hidup Anda sendiri yang telah menginspirasi, menyulitkan, atau membuat Anda penasaran.

  1. Buatlah Premis

Sebelum memulai menulis naskah dan berjibaku dengan format penulisan novel, Anda bisa membuat premis sebagai alat bantu. Premis adalah sebuah rangkuman cerita yang ingin Anda sampaikan di novel nanti tetapi dirangkum dalam satu kalimat saja. Di dalam premis ini strukturnya adalah Karakter + Tujuan + Halangan. Contohnya seperti ini : Seorang cowok cupu yang ingin mendekati cewek idamannya di satu sekolahan tetapi dia takut berhadapan dengan cewek, bagaimana ia melakukannya?

Itu contoh saja. Jadi dengan adanya premis ini Anda sudah ada gambaran dari cerita Anda nanti. Masalah isinya, nanti bisa dikembangkan kemudian. Hal ini akan berkaitan pada pembuatan alur. Dengan membuat premis Anda tidak akan kebingungan menentukan alur. Alur ini berfungsi untuk memudahkan saat menulis nanti sehingga tidak ada kebuntuan saat tulisan sudah berada di tengah-tengah.

  1. Perhatikan Kalimat Pertama

Dalam menulis cerita, kalimat pertama itu penting dalam membuka cerita. Kalimat pembuka itu tidak harus selalu diawali dengan waktu yang menandakan sejak awal. Misalnya saja “Matahari telah terbit aku terbangun dari mimpi indah itu.”

Anda bisa membuatnya yang dimulai dari tengah dan berikan aksi serta membuat pembaca penasaran. Misalnya, “Pintu masih diketuk dan aku belum menyembunyikan bangkainya.”

Format penulisan novel juga sebaiknya jangan langsung memperlihatkan suatu kejadian. Maksudnya kalau ada karakter yang sifatnya suka bohong, jangan langsung ditulis atau ceritakan kalau dia pembohong. Tetapi sampaikan sifat itu dari ceritanya, sehingga pembaca bisa membayangkan dan mengerti dengan sendirinya.

Misalnya saja ingin memperlihatkan kalau Jojo adalah pria Playboy, Anda bisa menulisnya “Jojo sedang jalan-jalan empat cewek saat di mall, saat di eskalator, ke salah satu cewek ia bilang gendong aku.”

Demikian ulasan lengap format penulisan novel yang bisa Anda pelajari. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

 

Comments are closed.