8 Cara Menulis Jurnal Hasil Penelitian

8 Cara Menulis Jurnal Hasil Penelitian

Jika Anda berprofesi sebagai dosen, sepertinya sudah tidak asing ya dengan menulis jurnal hasil penelitian. Seorang dosen wajib dan perlu melakukan penulisan jurnal.

Setidaknya dengan cara ini, akan membantu akreditasi kampus Anda, bisa juga digunakan untuk mengumpulkan Poin angka kredit. Jadi tidak sekedar Anda yang merasa di untungkan. Tetapi juga pihak universitas tempat anda mengabdi juga akan merasakan dampaknya. 

Untuk menulis jurnal hasil penelitian, ternyata tidak semua dosen memahami format penulisannya dengan baik. Bisa karena keterbatasan waktu, bisa juga karena sebelumnya belum pernah menulis jurnal ilmiah, bisa karena tidak cukup percaya diri. Lantas, panduan menulis jurnal hasil penelitian yang perlu dicatat apa saja? Berikut panduan menulis buku ajar ilmiah. 

1. Membuat Judul 

Panduan pertama menulis jurnal hasil penelitian adalah memperhatikan cara membuat judul. Buatlah judul lebih singkat, jelas dan menarik perhatian. Jadi penulisan judul sekaligus sebagai media untuk memberikan inti gambaran jurnal ilmiah. Sebagai contoh, jurnal yang memiliki subjek, predikat, objek dan keterangan yang jelas akan memudahkan calon pembaca menyeleksi naskah. 

2. Membuat Abstrak 

Menulis jurnal hasil penelitian bagian abstrak dibuat dengan tujuan untuk meringkas isi jurnal ilmiah. Penulisan abstrak sebenarnya menjadi penjelas tanpa harus mengacu sama persis pada jurnal.

Cukup paparkan intinya saja. Rata-rata abstrak ditulis sekitar 250 kata yang menyantumkan metode penelitian yang digunakan, memaparkan tujuan, dan memaparkan hasil dan elemen terakhir adalah memaparkan kesimpulan. 

3. Membuat Pendahuluan 

Membuat pendahuluan menulis jurnal hasil penelitian perlu di tulis dengan cara membuat pernyataan. Tentu saja pernyataan yang dimaksud dalam hal ini adalah pernyataan dari hasil penelitian jurnal ilmiah yang sudah pernah di lakukan.

Pendahuluan di tulis dengan cara memberikan informasi, yang dimaksudkan agar pembaca memahami tujuan lebih spesifik terhadap penulisan Anda. Tulislah pendahuluan secara fokus dan jelas serta jangan terlalu panjang. 

4. Membuat Bahan Dan Metode 

Menulis jurnal hasil penelitian juga perlu memaparkan bahan dan metode. Pada bagian ini Anda baru bisa dilakukan proses pelaporan dan perhitungan ketika semua hasil penelitian sudah selesai diteliti. Jika proses penelitian di lapangan belum selesai sampai akhir, maka di bab ini tidak bisa dipaparkan dengan baik dan lengkap. 

Anda setidaknya menyantumkan metode pengumpulan data, menuliskan pengendalian dan masih hal lain. Khusus jurnal ilmiah mengambil sampel di lapangan, Anda bisa menggambarkan daerah lokasi dan daerah penelitian.  

5. Memaparkan Hasil 

Ketika bahan dan metode sudah selesai, selanjutnya adalah memaparkan hasil penelitian. Sampaikan menggunakan teks naratif ketika hendak memaparkan hasil jurnal ilmiah Anda.

Perlu di garis bawahi di bab memaparkan hasil adalah, lakukan pemaparan hasilnya saja. Hindari interpretasi data atau kesimpulan tambahan yang sifatnya subjektif. 

6. Membuat Pembahasan 

Terkait dengan pembahasan di sini, peneliti boleh manafsirkan data yang sudah diperoleh. Di bab pembahasan inilah, Anda dapat memaparkan banyak ideology, alasan berdasarkan teori yang diambil dari buku-buku referensi. 

Penulisan di bab ini, peneliti juga tidak ada larangan untuk menyertakan penjelasan bertentangan dengan hipotesis. Bisa juga memaparkan penjelasan yang selaras dengan hipotesis, dengan syarat, memang ada tindakan percobaan dari penelitian di luar sana. Di sini menekankan pada hasil, bukan memaksakan hasil sesuai dengan hipotesis awal. 

Baca juga : Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal Internet

7. Membuat Kesimpulan 

Buatlah kesimpulan yang benar-benar mengugah pembaca. Menulis jurnal hasil penelitian berdasarkan pemikiran dan jurnal ilmiah Anda, bukan berarti penelitian anda standar-standar saja. Pastikan Anda juga membuat kesimpulan yang saling berkesinambungan. Kesinambungan antara pendahuluan dan bagian akhir. 

8. Membuat Daftar Pustaka 

Panduan terakhir saat menulis jurnal ilmiah dari penelitian adalah membuat daftar pustaka. Seperti yang Anda tahu, pembuatan daftar pustaka dapat ditulis sesuai format dan kesepatakan.

Mengingat penulisan daftar pustaka ada macam-macam, tergantung dari cabang ilmu yang diteliti. Misal cabang ilmu psikologi, format daftar pustaka menggunakan format  American Psychological Association (APA) dan masih banyak format daftar pustaka yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *