7 Manfaat Rajin Menulis yang Wajib Kamu Tahu

  • Whatsapp
manfaat rajin menulis

7 Manfaat Rajin Menulis yang Wajib Kamu Tahu – Ada yang rajin menulis? Baik itu menulis buku, menulis fiksi ataupun menulis di website? Jika iya, apakah Anda melakukannya dengan hati? Atau karena tuntutan faktor pekerjaan? Jika Anda menulis karena passion dan pekerjaan, Anda orang beruntung. 

Kenapa demikian? Ternyata rajin menulis tidak hanya membuat kamu terkenal dan dipandang keren. Tetapi ada banyak sekali manfaat rajin menulis. Berikut adalah manfaat rajin menulis yang jarang diperhatikan orang. 

7 Manfaat Rajin Menulis yang Wajib Kamu Tahu

1. Lebih Awet Muda

Manfaat rajin menulis yang pertama ternyata bisa membuat awet muda. Dalam psikologi, ada terapi yang disebut katarsis. Salah satu bentuk meluapkan emosi, biak itu emosi positif maupun negative dengan menulis. Jadi, secara tidak langsung, rajin menulis salah satu cara untuk meluapkan emosi. 

Ketika emosi terluapkan dengan baik, secara tidak langsung membantu menstabilkan tubuh emosi menjadi lebih fresh. Terhindar dari stress dan penyakit mental. Orang akan mudah mencapai kebahagiaan. Kebahagiaan yang awet inilah yang akan membuat Anda menjadi lebih awet muda. 

Jadi, buat ANda yang sudah rajin menulis, berarti Anda lebih muda dari usia yang sebenarnya. Bagaimana jika menulis justru stress? Jika itu yang terjadi, itu berarti Anda menulis bukan karena passion. Tetapi karena tuntutan pekerjaan. Sehingga menulis tidak menjadikan sesuatu yang menyenangkan. Nah, jika hal ini terjadi, maka Anda bisa mengubah caranya. Misalnya tidak lagi menulis tema yang membuat kamu tertekan, tetapi bisa menulis sesuatu yang menyenangkan Anda. 

2. Mencegah Kepikunan 

Manfaat rajin menulis adalah mencegah kepikunan. Setidaknya dengan rajin menulis, secara tidak langsung Anda akan banyak membaca buku, akan berfikir analitis dan berfikir kritis. Aktifitas gelombang otak yang sering diaktifkan inilah yang akan menstimulus otak tidak nganggur.

Seseorang yang rajin menulis tentu saja akan melatih otak untuk produktif bekerja. Itu sebabnya rajin menulis mampu mencegah kepikunan. Sedangkan penyebab utama pikun karena otak jarang diaktifkan. Sehingga otak mengalami kelambanan dalam berfikir. Padahal pikun menjadi salah satu penyakit yang cukup mengkhawatirkan. 

Selain menyebabkan perubahan perilaku bagi penderita, tentu saja akan melibatkan dan menyibukan anggota keluarga. Karena mengingat jalan sekalipun tidak bisa. Itu sebabnya orang yang pikun menjadi orang hilang karena mengingat alamat rumah saja pun juga tidak mampu. 

3. Sebagai Pencatat Sejarah

Fakta lain rajin menulis, sebenarnya Anda sebagai pahlawan literasi. Saya menyebutnya pahlawan literasi karena Andalah yang melanjutkan estafet pengetahuan, sekaligus mencatat sejarah.

Jika kita mencoba berbalik ke belakang. Tanpa penulis buku di era penjajahan, apa jadinya Indonesia? Indonesia tidak mengetahui jati dirinya, tidak tahu apa yang terjadi pada masa itu. Bagaimanapun juga, rajin menulis termasuk menulis berita, menulis opini, menulis buku dan apapun itu bentuk aktivitas menulis. Semuanya sangat penting. 

Semua karya bisa menjadi catatan untuk generasi yang akan datang. Itu sebabnya ada pesan yang menyebutkan bahwa bacalah meski satu huruf. Dengan membaca, akan mendorong untuk bisa menulis. Dari apa yang dituliskan, akan dibaca dan memberikan ilmu ke banyak sekali orang. 

4. Membangun Pribadi Santun dan Cerdas

Ketika melihat penulis terkenal yang bukunya dijual ke luar negeri. Apa yang kita persepsikan terhadap penulis tersebut? Pasti penulis tersebut keren dan cerdas. Cerdas karena bukunya bisa dibaca oleh banyak orang. Tidak hanya dibaca di Indonesia, tetapi juga di baca di mancanegara. 

Secara tidak langsung, rajin menulis pun akan mengarahkan persepsi dan penilaian orang lain terhadap Anda. Anda tidak hanya dinilai sebagai orang yang cerdas. Tetapi juga dianggap sebagai pribadi santun. 

Hal ini karena penulis dianggap memiliki banyak pengethauan. Dari banyaknya pengetahuan inilah, yang akan membentuk sikap dan pemikiran yang baik pula. Siapa sih yang tidak ingin dilabeli positif seperti itu, tentu saja semuanya ingin. 

5. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik

Rajin menulis secara tidak langsung akan mengarahkan Anda menjadi pribadi yang melek literasi. Semakin banyak wawasan, sudut pandang dan sumber bacaan, tentu saja dari segi komunikasi pun juga akan baik. 

Tidak semua orang memilki kemampuan komunikasi yang baik. Begitupun sebaliknya, ada yang memiliki komunikasi yang baik, tetapi tidak memiliki kemampuan menulis yang baik. Hanya saja, orang yang memiliki kemampuan menulis dan rajin menulis, sebagian besar mereka memilik kemampuan komunikasi. Itu sebabnya penulis yang rajin menulis sering mendapatkan tawaran untuk berbicara di depan umum. 

Baca juga : Pengertian Copywriting

6. Mendapatkan Banyak Peluang 

Siapa yang menyangka jika rajin menulis akan mengasah keterampilan menulis. Banyak pekerjaan yang melibatkan tenaga dan kreativitas seorang penulis. Penulis sebagai otak dari proses kreatif.

Apalagi saat ini banyak sekali media, baik media cetak, online hingga dunia marketing sangat membutuhkan penulis untuk meningkatkan produk barang dan jasa mereka. Belum lagi di dunia hiburan, penulis juga sangat berpeluang besar. Masih banyak dicari penulis-penulis berbakat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kreativitas di industry kreatif perfilman. 

Tidak hanya itu, kini hampir semua perusahaan memiliki website. Dimana dari website yang ada inilah yang membutuhkan penulis. Tentu saja mereka lebih memilih penulis yang rajin menulis daripada penulis yang sekedar title saja. Sebenarnya peluang menjadi seorang penulis itu sangat banyak, hanya saja banyak yang kesulitan akan menyasar dimana. 

7. Dikenal Oleh PIhak Media 

Salah satu keuntungan rajin menulis, terutama bagi Anda yang suka mengirimkan tulisan ke surat kabar, majalah dan penerbit. Setidaknya Anda akan dikenal oleh editor yang menerima ajuan tulisan/naskah kamu. Meskipun tulisan belum tentu dimuat dan diterima, minimal editor sudah tidak asing lagi dengan nama dan gaya tulisan Anda. 

Akan beda cerita lagi, ketika naskah atau tulisan sering dimuat di media, di sinilah kesempatan dimana Anda bisa berkenalan lebih dekat dengan pihak media. Bahkan, tidak hanya media itu sendiri, tetapi pembaca yang membaca tulisan-tulisan Anda. Hanya saja untuk bisa memasukan tulisan ke media dibutuhkan semangat dan totalitas. Tidak hanya sekali atau dua kali kirim, tetap berkali-kali, barulah tulisan baru bisa lolos. 

Itulah beberapa keuntungan rajin menulis. Baik menulis artikel ataupun menulis buku. Akan lebih terasa special ketika Anda berhasil menulis buku. Selain mendapatkan keuntungan di atas, Anda juga mendapatkan keuntungan lain. Misalnya mendapatkan royalty, mendapatkan poularitas dari hasil tulisan Anda, mendapatkan relasi yang banyak, mendapatkan tawaran untuk mengisi acara dan mengisi kegiatan yang masih ada hubungannya dengan buku yang Anda tulis. 

Khusus bagi Anda seorang dosen atau seorang guru misalnya, And apun akan mendapatkan keuntungan dari rajin menulis. Yaitu Anda akan cepat naik jabatan. Karena dengan menulis, bisa diajukan untuk kenaikan poin dan naik jabatan. 

Nah, dari beberapa keuntungan di atas, apakah Anda akan semakin rajin menulis? Atau mungkin semakin malas menulis?

Baca juga : Cara Menulis Catatan Kaki (Footnote)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *